Destinasi Wisata

Pantai Trikora, Destinasi Wisata Andalan Bintan

Laut gradasi toska terbentang bersama hamparan pasir putih halus. Anak-anak berlari-lari kecil mengejar ombak yang bergerak perlahan. Di beberapa sisi, ada pemandangan perahu-perahu nelayan yang menepi.  Dan rumah-rumah kelong yang turut memperindah pantai Trikora, Bintan, Kepri.

Pantai Menarik Fasilitas Lengkap

Udara Pantai Trikora di pagi hari tergolong hangat dan sedikit berangin saat malam. Air lautnya tenang tidak berombak, namun kamu harus tetap berhati-hati karena ketika air pasang, arus air bisa menjadi cukup kuat. Ketika air laut surut dan sedikit menjauh dari bibir pantai suasananya jauh lebih hening. Saat sunrise, mentari pagi sangat terlihat sempurna jika cuaca cerah di sini. Panjang pantai ini hingga 25 km. Pesisirnya ditumbuhi pohon kelapa, ada pula bakau. Di beberapa bagian pantai terdapat batu-batu granit yang tersebar di pinggir laut.

Salah satu hal menarik yang dapat kamu temui yaitu kelong. Kelong adalah perangkap ikan yang terbuat dari kayu dan digunakan oleh nelayan untuk memasang jaring ikan di tengah laut. Kelong ditopang oleh drum-drum plastic agar dapat mengapung di permukaan laut. Metode penangkapan ikan ini digemari nelayan Pantai Trikora karena mudah untuk dipindahkan sesuai keinginan.

Kamu dapat berkunjung ke pulau-pulau yang tampak di seberang pantai dengan menyewa perahu nelayan. Banyak kawasan terumbu karang di sekitar pantai dan menjadi tempat snorkeling dan diving. Harga sewa peralatan dan perahu berkisar Rp100.000 hingga Rp300.000 per orang tergantung jumlah orangnya.Tersedia pula kano dan banana boat. Di dermaga beratap yang dibangun menjorok ke laut ada tempat pemancingan ikan.

Gua Santa Maria, Pantai Trikora – Image: Dastan Sabastyan

Di seberang Pantai Trikora terdapat Gua Santa Maria. Gua ini dibangun oleh para pengungsi Vietnam yang sedang melindungi diri selama masa peperangan. Di sekitar Gua Santa Maria ditumbuhi pepohonan besar dengan dedaunan rindang yang menggantung di mulut gua. Tumbuh pula bunga bougenville di sekitarnya. Tak hanya itu, di dekat gua ini terdapat pula gereja.

Pantai Trikora, Bintan – Image: Renny Puspita

Sejarah Nama Trikora

Berdasarkan cerita masyarakat setempat, nama Trikora diambil dari “three chorral” yang merupakan sebutan dari wisatawan asing saat mereka berkunjung ke pantai ini. Sedangkan menurut sumber lain, nama Trikora diambil dari salah satu sejarah Indonesia yaitu Tri Komando Rakyat. Saat itu pantai ini merupakan banteng pertahanan terluar Indonesia dalam sebuah isu hangat “Ganyang Malaysia”.

Gonggong – Image: Dastan Sabastyan

Kuliner Pantai Trikora

Kalau kamu sudah puas menjelajahi Pantai Trikora, jangan lupa mampir ke Kawasan Sungai Enam. Tempat ini merupakan lokasi kuliner favorit wisatawan. Bagi penggemar seafood wajib cicipi gonggong khas Sungai Enam. Gonggong adalah hewan semacam siput yang memiliki ras mirip cumi-cumi dengan ukuran lebih besar dari siput lainnya. Seperti penyajian kerang, gonggong direbus lalu dinikmati dengan sambal kacang. Selain itu, ada otak-otak ikan. Pulau Bintan terkenal dengan otak-otak ikannya yang khas. Dengan bentuk seperti pepes, otak-otak ikan ini berisi ikan tenggiri yang digiling sangat lembut. Rasanya lezat jika dinikmati dengan nasi panas.

Otak-otak Ikan – Image: Dastan Sabastyan

Pilihan Penginapan di Sepanjang Pantai

Pesonanya menjadi magnet bagi wisatawan lokal dan mancanegara. Banyak investor asing dan lokal yang tertarik membangun resort di sekitar pantai ini. Jika kamu memiliki budget terbatas, tanpa menyewa penginapan kamu tetap bisa menikmati Pantai Trikora. Banyak spot menarik yang terbentang dari Pantai Trikora 1 hingga Trikora 4. Di mana pun kamu bisa bersantai sepuasnya. Di antara semuanya, rekomendasi yang wajib kamu coba yaitu Pantai Trikora 3 dan 4. Saat weekend dan musim liburan, Pantai Trikora 3 termasuk pantai yang ramai dikunjungi. Pada hari biasa, walau sepi pengunjung spot ini sangat nyaman untuk dinikmati.

Di sepanjang pantai tersedia fasilitas untuk bersantai, seperti pondok-pondok kayu beratap jerami. Berjejer pula pondok-pondok dari sekelas resort hingga pondok-pondok sederhana yang dibangun masyarakat setempat. Pondok-pondok yang disediakan warga setempat, disewakan mulai harga Rp30.000/pondok. Kebanyakan pondok-pondok itu dibangun menghadap pantai. Bila kamu memiliki budget untuk menginap di hotel dan resort di sepanjang Pantai Trikora, ada 1000 kamar yang siap menampung. Harganya mulai dari eksekutif hingga harga miring. Harga sewa resort mulai Rp500.000/ malam.

Tak hanya itu, kamu pun dapat berkemah di sini, tentunya perlengkapan tenda dipersiapkan sendiri. Tempat berkemah biasanya berdekatan dengan rumah masyarakat setempat. Sebagai pendatang, baiknya meminta izin terlebih dahulu pada warga terdekat sebelum membangun tenda dan bermalam. Sedangkan bila kamu memilih di pinggir pantai yang masuk dalam kawasan wisata yang dikelola akan dikenakan biaya sebesar Rp30.000. Pengunjung diperbolehkan menggunakan toilet. Pada saat menginap bawalah lampu penerang sendiri karena di sini minim cahaya. Jangan lupa sertakan lotion anti nyamuk untuk menghindari gigitan nyamuk. Binatang-binatang kecil penghuni pasir pun terkadang muncul ke permukaan menjelang malam hari. Stok makanan wajib dibawa mengingat jarang ditemukan warung makan di sekitar sini yang buka pada malam hari.

Pantai Trikora – Image: Bintan Resorts

Akses Pantai Trikora

Waktu terbaik untuk mengunjungi pantai ini pada bulan Maret-September. Pantai ini buka setiap hari 24 jam. Jika kamu memiliki bujet terbatas, tanpa menyewa penginapan kamu tetap bisa menikmati Pantai Trikora. Meski pantainya dikelola Serumpun Padi Emas Resort, masyarakat umum bebas masuk tanpa bayar. Pantai Trikora berada di Jalan Pantai Trikora KM 53, Desa Malang Rapat, Gunung Kijang, Pulau Bintan, Kepulauan Riau. Dari Tanjungpinang, pantai ini dapat ditempuh dengan waktu kurang lebih 45 menit. Sedangkan bila mengambil jalur Pelabuhan Tanjung Uban-Trikora jarak tempuhnya tak jauh berbeda. Menuju ke sini sebaiknya menggunakan kendaraan pribadi atau jasa wisata. Akses jalan Tanjung Uban-Trikora cukup lancar. Jika menggunakan pesawat, dari Tanjungpinang kamu dapat melanjutkan perjalanan dengan mobil sewaan seharga Rp250.000/hari.

Ditulis oleh: Oase Kirana Bintang

Foto Cover: www.katalogwisata.com

“To Travel is to Live” ~ Hans Christian Andersen

Related Posts

Leave a Reply

X