Destinasi Kuliner

Pati Bertabur Kemiri, Jadilah Soto Kemiri

Ragam jenis soto yang dimiliki Nusantara, salah satunya kamu harus coba: Soto Kemiri, Pati.

Ada sekitar 100-an jenis soto Nusantara yang dikumpulkan Perpustakaan Digital Budaya Indonesia. Tidak heran kota Pati, Jawa Tengah memiliki menu Soto Kemiri yang merupakan kuliner khas.

Kemiri Istimewa Melegenda

            Pemberian nama Soto Kemiri berkaitan dengan awal mula soto ini tercipta. Konon, dulu masyarakat tidak sanggup membeli ayam atau daging lainnya untuk pelengkap soto. Tidak adanya dasar pembuatan soto tersebut membuat warga memakai bumbu kemiri sebagai pengganti. Kemiri dalam soto tersebut sebagai pengganti kaldu. Sensasi rasa gurih kemiri menjadi alasan para warga memilih kemiri untuk membuat soto.

            Tak hanya itu, cerita lain di balik soto ini karena keberadaan kemiri. Di Kabupaten Pati dulunya merupakan hutan rempah-rempah kemiri, terletak di Dukuh Kemiri, Desa Sarirejo. Itulah asal muasal penyebutan Soto Kemiri. Memang kebanyakan penjual Soto Kemiri awalnya berasal dari dukuh tersebut. Mereka menjual  di sepanjang Jalan Kembang Joyo sekitar Dukuh Kemiri. Pada zaman itu, Soto Kemiri menjadi santapan siang andalan para pekerja dan petani di Pati. Istimewa, karena murah dan lezat. Hingga kini kelezatannya tetap menjadi favorit. Tak lagi hanya kalangan rakyat yang suka kini pejabat pun suka. Bahkan, kini Soto Kemiri sudah memakai ayam kampung yang membuat cita rasa sedap bertambah.

Soto Kemiri, Pati, Jawa Tengah. Image by: Ticpati

Penyajian Kuah yang Unik

Penyajian soto kemiri sederhana. Semangkuk nasi diisi taoge, seledri, bawang goreng dan sedikit suwiran ayam yang disiram kuah soto santan encer. Bumbu kemiri dan warna kuningnya berasal dari kunyit. Cita rasa soto ini yaitu perpaduan asin, manis, dan gurih. Kok, bisa manis? Bukan sekedar manis, rasa itu berasal dari guyuran kecap manis asli Pati.

            Penyajian soto ini sangat unik demi meresapkan bumbu. Jadi, nasi yang telah diberi kuah terlebih dahulu, beberapa kali kuahnya dikembalikan lagi dalam kuali tempat kuah tersebut.  Hingga  akhirnya mangkuk nasi dituang kuah kembali untuk yang terakhir kali, lalu nasi pun menjadi hangat. Penuangan kuah memang berkali-kali. Proses tersebut dilakukan supaya bumbu meresap dalam nasi dan nasi menjadi hangat.

O, ya. Jangan heran saat soto berwarna kuning keruh ini terlihat sepi berteman taoge dan bawang goreng saja. Nantinya, daging ayam disajikan sebagai lauk terpisah dengan potongan yang lumayan besar. Harga semangkuk Soto Kemiri sangat terjangkau, hanya 4000 rupiah! Sedangkan aneka lauknya yang seharga antara Rp. 3000 – Rp. 9000 yaitu sayap, kepala, sempol, dada, kerongkong, dan beragam bagian ayam kampung lainnya.

Keberadaan Soto Kemiri

Soto ini telah menyebar ke berbagai tempat di kota Pati. Sesuai sejarahnya, salah satu penjual yang berada di sekitar Jalan Kembang Joyo masih tetap ada, namanya “Soto Kemiri Pak Lasdi”. Pak Lasdi ini sudah berjualan Soto Kemiri sejak awal tahun 70-an. Awalnya ia menjual dengan pikulan, lalu di tahun  1979 mulai membuka warung tetap yang bertahan hingga kini. Ada pula “Soto Kemiri Pak Kribo” yang berjualan di Jalan Kyai Soleh kota Pati.

Kalau Pati di Jawa Tengah terlalu jauh, kita bisa mencicip di Jakarta, loh. Bedanya terletak pada harganya. Tempat makan soto ini bernama “Soto Kemiri Ayam Kampung Khas Pati”. Berlokasi di Jalan Cikajang Raya No. 55, Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kontak yang bisa dihubungi ada di nomor 08119201992. Restoran ini buka setiap hari pukul 07.00 sampai 21.30.

Soto Kemiri, Pati. Image by: Jateng Live

Resep Soto Kemiri

Yuk, kita buat Soto Kemiri untuk enam porsi! Ini resepnya.

Bahan:

  • 2 liter air
  • 1 ekor ayam kampung
  • 4 cm jahe yang dimemarkan
  • 3 lembar daun salam
  • 2 sdm minyak untuk menumis

Bumbu Halus:

  • 15 butir bawang merah
  • 8 siung bawang putih
  • 6 butir kemiri disangrai
  • 4 cm kencur
  • 4 cm kunyit yang dibakar
  • 2 sdt garam

Pelengkap:

  • 150 gram taoge
  • Irisan daun seledri
  • Bawang goreng

Cara Membuat:

  1. Masukkan ayam ke dalam panci berisi air.
  2. Tambahkan jahe dan daun salam.
  3. Saat ayam matang, angkat lalu tiriskan, sisihkan kaldunya.
  4. Suwir-suwir daging ayam lalu sisihkan.
  5. Panaskan minyak di atas wajan.
  6. Masukkan bumbu halus lalu tumis hingga harum.
  7. Tambahkan air kaldu.
  8. Masak hingga air menyusut lalu angkat.
  9. Susun taoge dan suwiran ayam ke dalam mangkuk lalu tuang kuah soto.
  10. Taburkan seledri dan bawang goreng.

Ditulis oleh: Oase Kirana Bintang

Foto cover artikel: Soto Kemiri – Cikajang

“Ask not what you can do for your country. Ask what’s for lunch.”

~ Orson Welles

Related Posts

Leave a Reply

X